Jumat, 08 November 2013

peningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembangunan peternakan, Kelompok Ternak Sapi Asahan Jaya telah sukses mewujudkannya



peningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembangunan peternakan, Kelompok Ternak Sapi Asahan Jaya telah sukses mewujudkannya

Aceh timur
 
Ternak sapi adalah satu bidang usaha yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dan juga sebagai upaya untuk memfasilitasi,malayani,dan mendorong berkembangnya sistem agribisnis yang berdaya saing,berkerakyatan, dan berkelanjutan untuk meningkakan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Dewasa  ini menjadi tantangan bagaimana menghasilkan produk peternakan yang berdaya saing tinggi baik dalam aspek kuantitas, kualitas,ragam produk, kontinuitas,pelayanan maupun harga, sehingga dapat memenuhi tuntutan pasar domestik maupun pasar gobal.
Seiring pembangunan peternakan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, ini  akan terwujud apabila di dukung dengan sumber daya manusia yang baik dan aktif berpartisipasi secara langsung maupun tidak langsung
Di Aceh Timur, animo masyarakat peternak sapi sangat tinggi hampir semua Kepala Keluarga di Aceh Timur memiliki ternak, 1-5 ekor yang di kembangkan secara tradisional,
sangat potensial jika pembangunan peternakan di kembangkan secara teknologi di Aceh Timur agar masyarakat dapat memahami potensi ternak sapi mampu mendongkrak ekonomi masyarakat seiring itu juga luasnya padang pengembalaan sangat mendukung
Dinas Peternakan Aceh Timur terus berupaya mengembangkan pembangunan peternakan demi meningkatkan perekonomian rakyat
Hal ini terus di upayakan melalui peternak yang tergabung dalam wadah kelompok yang juga merupakan usaha bersama bagi para anggotanya,
Dengan animo masyarakat yang sangat tinggi Upaya ini, terus di realisasikan agar masyarakat dapat terpupuk dalam mengembangkan ternak sapi
Sebagian besar kelompok ternak di Aceh Timur telah berhasil dengan sangat baik
Dinas Peternakan Aceh Timur  mengembangkan pola Villege Brecading Centre(VBC) untuk melahirkan sumber-sumber bibit sapi unggul dan berkualitas,melalui pola kawin suntik atau IB begitu juga dengan sapi penggemukan yang  pengembanganya  secara intensif dilakukan oleh petugas-petugas insilator pada setiap kecamatan
Kelompok ternak sapi Asahan Jaya yang di ketuai Tgk. Yacob Aji dengan Beranggotan sebanyak 20 orang,
Pada  tahun 2006 hanya memiliki beberapa ekor sapi,tetapi dengan ketekunan dan keseriusan potensi ternak terus berkembang dengan sangat baik
pada tahun 2008 mendapat bantuan sapi jantan untuk penggemukan dari Dinas Peternakan Aceh Timur sebanyak 20 ekor ,berumur 1,2 tahun
“di pelihara 1 tahun sebelum di jual dan akan di beli penggantinya dengan harga yang lebih tinggi”.
“jenis ternak sapi semmetal,brahman dan liemosin, dari luar daerah”
Dengan ketekunan dan keyakinan ternak sapi tgk M.yacob aji berkembang dengan sangat baik,
Pada tahun 2011 mendapat lagi bantuan sapi bali bunting dari  dinas Peternakan Aceh Timur sebanyak 10 ekor untuk pembibitan.
ini adalah bukti kesuksesan pembangunan peternakan yang di tingkatkan dinas peternakan Aceh Timur.
Selain meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, hal ini juga sangat mendukung untuk ketahanan pangan.
Di balik kesuksesan Tgk M.yacob Aji ternyata ada konsep perawatan penggemukan sapi yang sangat sederhana dan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya yang juga sebagai peternak sapi.
Dalam penerapannya proses perawatan ternak sapi Tgk.M Yacob aji yang di bantu beberapa staf karyawannya,
Bukan hanya dalam hal memberikan pakan ternak tetapi juga dalam hal merawat kesehatan ternak intensif di lakukan secara terus menerus.
Dalam hal memberikan pakan ternak sapi Tgk. M. Yacob Aji memberikan pakan khusus bagi ternak yaitu,
Jerami padi,
“ Ini digunakan untuk pakan sapi dewasa walau pemamfaatan jerami padi sebagai sumber pakan ternak bernilai rendah nutrisi, dari pada pakan hijauan, tetapi masih dapat diperbaiki dengan teknologi untuk meningkatkan nilai gizinya”
Proses fermentasi Dengan cara  yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak sapi.
Hal inilah  yang dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan ternak sapi yang dipelihara oleh masyarakat
Proses fermentasi dilakukan pada tempat terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung.
Bahan-bahan yang digunakan untuk menghasilkan 1 ton jerami fermentasi ialah,  1 ton jerami padi segar, Probion (probiotik) 2,5 kg, Urea 2,5 kg, dan air secukupnya.
Proses pembuatan tahap fermentatif dan pengeringan serta penyimpanan.
Pada tahap pertama“jerami padi yang baru dipanen dari sawah dikumpulkan pada tempat yang telah disediakan, dan diharapkan masih mempunyai kandungan air 60%.”
ditimbun dengan ketebalan kurang lebih 20 cm kemudian ditaburi dengan Probion dan urea.
Tumpukan jerami dapat dilakukan hingga ketinggian sekitar 3 meter. 
 Setelah pencampuran dilakukan secara merata, kemudian didiamkan selama 21 hari dengan ditutup rapi demi hasil lebih baik.
Setelah 21 hari didiamkan, kemudian didinginkan selama 2 hari  dan selanjutnya jerami padi ini rutin di berikan menjadi pakan ternak untuk pagi, siang dan sore.
Pada malam hari pada pukul 7.00 wib ternak sapi di berikan makanan hijauan rumput alam, dan pada pukul 9.00 wib pagi suplemen/makanan pengkap, dedak, bungki kelapa, ampas tahu, kulit cokat, dan bungki sawet.
Kini Ternak sapi Tgk. M.yacob telah di kenal baik dalam maupun luar daerah dan telah berhasil meraih juara pada expo ternak sapi di provinsi aceh.
Tgk.M.yacob Aji mengakui bahwa kesuseksesan yang di tekuninnya ini berhasil adalah berkat motivasi yang terus di support oleh Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Timur.
Ia mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kesuksesan kelompok ternak sapi Asahan Jaya saat ini telah mampu membangkitkan ekonomi  anggota masyarakanya dan juga ikut mendukung ketahanan pangan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar