Aceh Timur: Ratusan masyarakat dari berbagai desa di wilayah kecamatan
peureulak kota yang tergabung dalam wadah Persatuan Anak Nanggroe(PAN)
yang dikoordinir oleh Irfan Ibrahim(42) warga desa paya meligao sebagai
ketua dan juga T.mustari(35)sebagai sekretaris (PAN) serta ratusan
masyarakat yang tergabung dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan pada hari
kamis (25/10/2012) pukul 11.30-14.00 WIB, ratusan pengunjuk rasa ini
datang dari desa blang simpo,
lubuk pempeng, Bukit Pala, Paya Meligao, Paya Kalui, Cek Mbon,Bandrong
dan Paya Gajah menuju lokasi PT. MEDCO E&P MALAKA (RIG explorasi)
tepatnya di desa Blang Simpo masa ini datang dengan menggunakan sepeda
motor dan melakukan unjuk rasa yang di kawal ketat oleh pihak keamanan
dari Kepolisian Sektor juga anggota dari Komando Rayon Militer
Peureulak kota dan berlangsung dengan baik tanpa anarkis, dalam aksi
unjuk rasa ini penasehat PAN Abdullah(opung/50th) kepada media
mengatakan ''kami menuntut beberapa hal pada PT.MEDCO pertama seperti
pemasokan BBM ke PT. MEDCO agar pekerjaan tersebut diberikan kegiatannya
melalui Persatuan Anak Nanggroe dengan demikian ini merupakan bentuk
perhatian kerjasama dari pihak PT. MEDCO dengan kami, jangan hanya
memakai orang orang tertentu tanpa memperdulikan kami, kami yang
tergabung dalam PAN ini sebagai warga desa setempat harus diutamakan
bekerja di perusahaan raksasa tersebut, karna kami umumnya tidak
mempunyai pekerjaan tetap kalaupun halnya pekerjaan tersebut harus
menggunakan tenaga ahli khusus dari luar daerah, itu karena
ketidakmampuan kami di bidang itu, hal itu kami mengerti, seterusnya
kami meminta agar kegiatan di hentikan pada hari hari tertentu seperti
hari jum'at kegiatan di hentikan dari pukul 10.00-14.00 WIB dan pada
hari raya baik itu
IDUL FITRI maupun IDUL ADHA agar tidak melangsungkan kegiatan apapun
selama 3 hari setelah, hal ini dilakukan adalah untuk menegakan unsur
unsur dan nilai nilai kaidah islam yang kita junjung tinggi sebagai umat
beragama muslim.
Juga Dalam orasinya massa atas nama Persatuan
Aneuk Nanggroe meminta kepada pihak PT. MEDCO melalui humasnya untuk
memenuhi tuntutan tuntutan tertulis tersebut diatas, tujuannya agar
tercipta suatu keadilan dan kesejahtraan untuk warga sekitar yang berada
di wilayah lingkungan PT.MEDCO supaya tidak terjadinya kecemburuan
sosial dan hal hal lain yang berpotensi negatif, demikian pungkasnya.
Dijelaskanya juga 60% kemungkinan tuntutan PAN akan dipenuhi, setelah
beberapa perwakilan dari pengunjuk rasa atas nama Persatuan Anak
Nanggroe, Irfan Ibrahim, T.mustari, Ridwan, Abdullah A dan abdullah B
bertemu langsung dengan pihak humas PT.MEDCO Ahyar dan di dampingi oleh
pihak muspika
peureulak kota untuk didengar dalam menyampaikan aspirasinya,melalui
pertemuan yang disepakati secara musyawarah itu, pihak PT.MEDCO melalui
humasnya AHYAR menanggapi positip dan menampung segala tuntutan PAN dan
untuk keterangan yang lebih jelas pihak MEDCO meminta waktu 3 hari untuk
dipertimbangkan dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu ke
jakarta,demikian kata sekretaris Persatuan Aneuk Nanggroe Irfan Ibrahim.
pada saat yang sama kapolsek peureulak kota IPTU JUFRIAL.ZAIN saat di
komfirmasi wartawan terkait hal ini mengatakan" kita hanya bisa menunggu
jawaban dari pihak humas PT.MEDCO karena mereka tidak bisa memberikan
kesimpulan sekarang untuk itu kita tunggu saja jawaban dari mereka dalam
3 hari ini, karena soal pemasokan BBM selama ini mereka telah melakukan
kontrak dengan PERTAMINA dan soal tenaga kerja kata mereka-red (pihak
medco) sejauh ini masih dalam tahap pengrekrutan, semua tuntutan tadi
akan di berikan jawaban setelah 3 hari kemudian"
demikian terangnya.
pada kesempatan yang sama saat kita coba
megkonfirmasi humas PT.MEDCO sudah tidak ada tempat dan tim dari
wartawan mencoba untuk konfirmasi melalui SMS lewat telpone seluler dan
beliau Ahyar dari pihak PT.MEDCO membenarkan kedatangan pemuda atas nama
Persatuan Aneuk Nanggroe ke lokasi dan diterima untuk di dengarkan
aspirasinya, selanjutnya kita sepakat untuk diselesaikan secara
musyawarah, dan kami menanggapi sejauh tuntutan itu dapat di penuhi dan
tidak melanggar aturan yang berlaku tentunya kita akan memenuhinya dan
jika ada hal lain yang belum dapat kita penuhi selanjutnya kita akan
menyelesaikan secara musyawarah" demikian di tegaskanya melalui SMS
telpon seluler (hendry/ marzuki).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar