Meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembangunan teknologi peternakan yang berorientasi bisnis
Meningkatkan
ekonomi masyarakat melalui pembangunan teknologi peternakan yang berorientasi
bisnis
Aceh Timur-- hendry
Mayoritas
masyarakat berlatar belakang petani umumnya menjadikan usaha ternak sapi sebagai
usaha sampingan, sebagai upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, yang
saat ini banyak di pelihara secara tradisional,
Tetapi dewasa
ini pemerintah di samping bertanggung jawab meningkatkan kesejahteraan
masyarakat juga harus dapat memenuhi tuntutan pasar domestik dan pasar global,
untuk menghasilkan produk peternakan yang berdaya saing tinggi baik dalam aspek
kuantitas, kualitas,ragam produk, kontinuitas,pelayanan maupun harga, dan terus
mendorong berkembangnya sistem agribisnis yang berdaya saing,berkerakyatan, dan
berkelanjutan.
Masyarakat Petani
Ternak di Kabupaten Aceh Timur memiliki integritas dan komitmen yang sangat tinggi
dalam usaha ternak sapi seperti kelompok ternak sapi Aneuk Jeroh, di desa Blang
Bitra, kecamatan Peureulak kota, jauh sebelum disentuh tekonologi terlebih
dahulu masing masing anggota memiliki 1-5 ekor ternak sapi yang di pelihara
secara tradisional,
Tetapi saat ini
setelah kelompok ternak sapi Aneuk Jeroh mendapat bimbingan teknis secara
intensif dari Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Timur seperti penerapan inseminasi Buatan (IB)Pemeriksaan Kebuntingan(PKB) pengadaan
pakan alternatif selain Hijaun Makanan Ternak (HMT) yaitu fermentasi
jerami,penyusunan konsentrat dan aspek kesehatan secara umum, usaha ternak sapi
Aneuk Jeroh telah menjadi skala usaha
prioritas yang berorientasi bisnis bagi anggotanya
“Karena telah
mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Sekretarisnya
Jakfar Yus kepada Media (21/11) lalu.
Ia menambahkan “Jika
di bandingkan keunggulan ternak sapi hasil penerapan teknologi,seperti Inseminasi Buatan (IB) Pada induk sapi, anak
umur 1 tahun yang di lahirkan lebih tinggi nilai jualnya di bangdingkan dengan
anak umur 1 tahun yang lahir melalui sistem kawin alam dari sapi lokal,
“anak sapi umur
1 tahun hasil IB di Pasaran mencapai 10 juta, sedangkan anak sapi lokal umur 1
tahun hasil kawin alam hanya berkisar antara 4-5 juta saja “
Penerapan
teknologi peternakan masa kini juga sangat mendukung meningkatkan
produkvitas,untuk mempertahankan kuantitas bibit sapi di Aceh, tambahnya
Lebih lanjut
Jakfar menambahkan “Sejak tiga tahun terakhir pemerintah telah merealisasikan
berbagai jenis bantuan terhadap kelompok petani ternak sapi Aneuk Jeroh seperti subsidi sapi bunting,
proses IB, pegobatan dan 28 ekor sapi bali betina pembibitan yang di support
tahun 2013 ini”,
Ia juga mengucapkan
terimakasih kepada pemerintah khusunya dinas peternakan dan kesehatan hewan
kabupaten Aceh Timur atas bantuan dan dukungan
dan terus memotivasi, membimbing
sehingga ini telah menjadi usaha prioritas yang
berorientasi bisnis yang mampu
meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. jelasnya
pengembangan
sistem teknologi saat ini pada kelompok ternak ternak Aneuk Jeroh dengan dua
jenis pengembangan 35% penggemukan dan 65% pembibitan, yang memilki kapasitas sebanyak 40 ekor sapi ternak, secara intensif
di berikan 50% pakan ternak jerami fermentasi dan 30% Hijauan Makanan Ternak
(HMT) dan 20% konsentrat seperti dedak,
ampas tahu, bungkil kelapa,kulit coklat coklat plus mineral.
Ia menjelaskan
Proses permentasi melalui dua mekanisme yaitu:
Pertama.jerami,
probion, urea dan air kedua jerami, gula, dan urea
Perkembangan kelompok
ternak sapi Aneuk Jeroh tidak hanya mampu meningkatkakn ekonomi dan
kesejateraan rakyat tapi juga telah berhasil di kenal oleh khalayak ramai atas
prestasi yang di raih pada expo ternak sapi yang di adakan di tingkat kabupaten
maupun provinsi ini di tandai dengan berbagai prestasi yang diraih, seperti
juara 3 klasifikasi semental jantan tahun 2012 di nagan raya,juara 3 limosin
jantan, dan juara 2 limosin betina pada expo ternak sapi 2013 di pidie jaya
Ia juga berharap
pemerintah mampu menciptakan keberhasilan ini terhadap masyarakat petani ternak
lain yang ada di Aceh Timur, yaitu mewujudkan kelompok ternak sapi yang
memiliki integritas dan komitmen yang tinggi, demi pencapaian peningkatan
ekonomi dan kesejahteraan rakyat
ternak sapi
sebagai skala usaha, untuk lebih di tekuni dengan serius, dari usaha sampingan sehingga menjadi
skala usaha yang besar bagi masyarakat
aceh timur di setiap kecamatan
hal ini juga di
karenakan daging adalah sebagai ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok juga sebagai upaya mendukung swasembada daging pada tahun 2014
mendatang di Provinsi Aceh
semoga ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat
lainnya yang ada di Aceh Timur agar lebih serius dan lebih menekuni potensial dari
usaha peternakan yang sangat berpeluang dan menjanjikan untuk meningkatkan
perekomian dan kesejahteraan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar