Jumat, 22 November 2013

Desa Terisolir akibat Jembatan belum selesai



Desa Terisolir akibat Jembatan belum selesai

Ranto Peureulak-- Aceh Timur

Proyek pembangunan Jembatan yang menghubungkan antar desa Seumali dan desa Punti Payung dalam wilayah kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur, tidak kunjung selesai pasalnya pembangunan jembatan yang sudah menelan Anggaran Rp. 861.425.0000,- sumber dana Otsus Kabupaten Aceh Timur, APBA 2012 tersebut yang di kerjakan oleh CV. RESTOEMI hanya rampung separuh dari pondasi awal.
Kondisi ini membuat masyarakat di desa punti payung terisolir dari akses roda empat, akibatnya hasil produksi tanaman petani terpaksa di angkut dengan sepeda motor.
Salah seorang warga di lokasi (10/11) kepada media mengatakan,” masyarakat sangat di susahkan akibat tidak adanya jembatan sebagai akses roda empat ke desa punti payung sehingga hasil produksi tanaman petani terpaksa di angkut dengan menggunakan kenderaan sepeda motor”jelasnya
Sementara kepala desa punti payung  Syafrial saat di konfirmasi wartawan mengatakan” jembatan tersebut sangat di harapkan segera ada tindak lanjut pengerjaanya, karena selama ini warga sangat di sulitkan dengan tidak adanya jembatan sebagai akses roda empat sehingga desa ini terkesan sangat terisolir” ungkapnya
Syafrial menambahkan” tidak mengetahui penyebab terhenti proyek pembangunan tersebut, masyarakat hanya mengetahui kalau pembangunan jembatan itu sebagai proyek multi years, tetapi kenapa tahun 2013 ini tidak ada tindak lanjut pelaksaan pengerjaan proyek jembatan tersebut, Kami tidak tahu”, jelasnya
Masyarakat berharap agar pemerintah segera melanjutkan pelaksanaan proyek jembatan tersebut agar akses transportasi masyarakat dapat berjalan lancar sehingga perputaran ekonomi rakyat dapat berkembang dengan baik pula.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar