Jumat, 20 Juni 2014

Bupati Aceh Timur Canangkan Wisata Islami

Bupati Aceh Timur Canangkan Wisata Islami
 
IDI -- Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaeb mencanangkan pembakaan kembali Objek Wisata pantai yang selama ini ditutup oleh sejumlah pihak tanpa dasar hukum yang jleas dengan alasan berwisata ke Laut atau Pantai melanggar Syariat Islam.
 
Hal tersebut diungkapkan Hasballah M Thaeb di depan Ketua DPRA Abdullah Saleh beberapa waktu lalu di Idi, Menurut Bupati pembukaan Objek Wisata Pantai kedepan bila direstui oleh DPRK dan Ulama tentunya bernuansa islami yang diatur dengan Peraturan Daerah (Perda).
 
Ditambahkan Hasballah M Thaeb, dilokasi wisata akan ditempatkan personil Wilayatul Hisbah (WH) dan Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi dan menertipkan para pengunjung agar tidak berkumpul antara kaum laki-laki dengan kaum perempuan.
 
“ Ini sudah kita canangkan, dan Qanunnya sudah kita usulkan ke Dewan untuk dibahas, InsyaAllah 2015 wisata Pantai sudah bisa kita buka kembali”. Ujar Bupati yang di sapa Roky
 
Sementara itu Ketua DPRA, Abdullah Saleh menyambut baik rencana Pembukaan Objek Wisata Pantai yang Islami, apalagi diabrengi dengan aturan-aturan sesuai hukum syariat dan pengawasan yang teratur.
 
“ Selama ini memang kita lihat banyak warga Aceh yang terpaksa bepergian ke luar Aceh untuk berlibur, dan kelakuan seperti tentu sangat merugikan Aceh dibidang ekonomi”. Kata Abdullah Saleh. (hendi )

Wagub Aceh, Akan Tutup PORA Ke-XII

Wagub Aceh, Akan Tutup PORA Ke-XII


IDI -- Tak terasa penyelenggaraan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) Ke-XII Tahun 2014 akan segera memasuki hari terakhir, dimana sebelumnya event bergengsi Se-Aceh ini dibuka secara resmi Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah, sabtu (14/6) lalu. Penutupan PORA Ke-XII Tahun 2014 Aceh Timur sendiri akan dilaksanakan sabtu (21/6) sekitar pukul 14.00 Wib.

Setelah sebelumnya dibuka Gubernur kini penutupan gelaran ini akan dilaksanakan secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), kepastian ini diperoleh dari Wakil Ketua Seksi Humas dan Media yang juga Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur, T. Amran, SE, jum’at (19/6) malam di Meuligoe Aceh Timur. “Kita sudah mendapat konfirmasi langsung dari pihak protokoler Kantor Gubernur Aceh, bahwa Wakil Gubernur akan menutup secara resmi PORA Ke-XII ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan rangkaian acara penutupan nantinya akan ditandai pembacaan Surat Keputusan oleh Ketua Umum KONI Aceh tentang perolehan medali dan penentuan juara umum PORA Ke-XII Tahun 2014 sekaligus penyerahan Tropi Bergilir dari Bupati Aceh Timur selaku tuan rumah ke KONI Aceh yang selanjutnya diserahkan kepada Juara Umum Pora XII.

Dilanjutkan penurunan Bendera Pora XII diiringi Himne Thema Pora XII oleh Paduan Suara Gita Suara Aceh Timur. Lalu sambutan Wakil Gubernur Aceh sekaligus menutup secara resmi PORA Ke-XII ditandai dengan penekanan tombol pertanda padamnya Api PORA Ke- XII dan diakhiri dengan atraksi seni klosal.

selama PORA Ke-XII ini 24 cabang olahraga telah menyelesaikan seluruh pertandingan dan sedikitnya 1.914 atlet dari 23 kontingen telah melaksanakan tugas mengharumkan nama baik masing-masing daerah 367 Emas, 367 Perak dan 522 Perunggu telah berhasil diraih para atlet.(hendri)

Hari Ketujuh PORA KE XII Aceh Timur, FPTI Aceh Timur Raih Sebelas Medali



Hari Ketujuh PORA KE XII Aceh Timur,
FPTI Aceh Timur Raih Sebelas Medali
 IDI -- Cabang olahraga Panjat Tebing PORA Ke-XII memasuki hari terakhir seluruh pertandingan yang diperlombakan, Pengcab FPTI Aceh Timur sampai berita ini dimuat berhasil mengumpulkan sebelas medali dari seluruh kelas yang diperlombakan. Hal ini disampaikan salah satu pengurus FPTI Aceh Timur, Ilyas Ismail, kamis (19/6) di Media Center setempat.

Raihan yang ditorehkan atlet panjat tebing merupakan prestasi tersendiri bagi kontingen tuan rumah, karena pengurus nya baru terbentuk dalam setahun terakhir, “Kontingen Aceh Timur baru pada event ini memiliki pengurus dan atlet panjat tebing dan apa yang ditunjukan atlet merupakan prestasi sendiri bagi Kita,” ujarnya Ilyas.

Dari kesebelas medali yang diperoleh atlet panjat tebing diperoleh dari nomor speed track putri (Desi Ratna Sari, Asma Yuni, Ayu Ratu Latifa, dan Khairurrahmi), Lead Perorangan Putri (Khairurrahmi), Speed Klasik Beregu Putri (Asma Yuni, Ayu Ratu Latifa, Khairurrahmi dan Asmaul Husna) dengan merebut medali emas, sedangkan tiga medali perak diraih lewat TimzBoulder Putri (Mutia Zahara, Desi Ratna Sari, Asma Yuni dan Ayu Ratu Latifa) sementara lima medali perunggu dari Speed Track Pereorangan Putri (Mega Lestari), Speed Record Beregu Putri (Mutia Zahara, Desi Ratna Sari, Asma Yuni dan Ayu Ratu Latifa), Speed Track Beregu Putri (Asmaul Husna, Ramona Dewi, Khairurrahmi dan Ayu Ratu Latifa), Speed Record Perorangan Putri (Khairurahmi) dan Speed Klasik Beregu Putri (Asmaul Husna, Khairurrahmi, Ayu Ratu Latifa dan Asma Yuni).

Berkat penampilan gemilang dari atlet panjat tebing putri Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengcab FPTI) Aceh Timur merasa tidak lepas dari kerja keras seluruh pengurus, pelatih, atlet juga do’a dan dukungan masyarakat, “Berkat kerja keras dari seluruh pengurus, pelatih, atlet dan tentunya do’a serta dukungan masyarakat Aceh Timur FPTI Aceh Timur mampu meraih torehan medali ini,” tutup Ilyas. (hendri)

Koni Aceh yang dipimpin Zainuddin Hamid akhirnya menetapkan tiga kabupaten



Koni Aceh yang dipimpin Zainuddin Hamid akhirnya menetapkan tiga kabupaten

 IDI Aceh timur_dari enam kabupaten yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIII di Hotel Harmoni, Kota Langsa pada Rabu (18/6/2014).

Dalam pertemuan dengan Pengurus Cabang Olahraga Pemerintahan Provinsi Aceh itu disepakati enam kabupaten kota yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIII, yaitu Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Sabang, Aceh Tamiang dan Aceh Jaya.

Dari enam kabupaten tersebut akhirya ditetapkan tiga kabupaten terpilih, yaitu Aceh Besar, Aceh Barat Daya dan Aceh Jaya. Tiga calon tuan rumah ini akan disampaikan ke Gubernur Aceh oleh Koni Aceh.

Pengusulan tuan rumah ini disampaikan oleh masing-masing Koni kabupaten kota di Aceh. Secara terpisah Ketua Koni Aceh Jaya, Muslem Hasan kepada acehterkini, Kamis (19/6/2014) mengaku sudah siap menjadi tuan rumah PORA ke XIII tahun 2018 mendatang.(M.Alimin)

Aceh Timur berada di posisi keempat pada Pekan Olahraga Aceh XII/2014.

IDI_Aceh Timur_Para atlit  Aceh Timur berada di posisi keempat pada Pekan Olahraga Aceh XII/2014.

setelah mendapatkan tambahan medali emas dari angkat besi dan menembak.
Hal itu disampaikan Seksi Media dan Humas pemerintah aceh timur,Pora Ke-XII Tahun 2014, T. Amran,SE di kamis (19/6).

Sementara itu salah satu pengurus PB.PABSI Aceh Timur, Said Fadlisyah menyikapi pencapaian atlet angkat besi yang telah diperoleh tiga emas mengatakan sejauh ini prestasi para atlit sangat membanggakan,

Prestasi para atlit kita dalam turnamen ini sangat membanggakan, namun target enam emas yang diusung sampai belum terwujud.

 Atlet angkat besi putri Aceh Timur Mutia Putri sampai dengan berita ini diterbitkan telah meraih dua emas  di kelas 44 dan 48 Kg, sementara itu cabor menembak kemarin dapat meraih tiga emas.

Cabang Kempo

Sementara itu, sebanyak 152 atlet Kempo (Kenshi) dari 15 daerah se Aceh  mulai bertarung  di Hall Indoor  Idi Sport Center (ISC) Idi yang dibuka Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Timur Drs. Irfan Kamal, Msi, kemarin

Pengurus Perkemi Aceh Ahyar M.Daud mengatakan, Pora di Aceh Timur yang sudah berlangsung hingga beberapa hari ini terlihat berlangsung sukses,

 bahkan belum ada kendala yang
berarti dikeluhkan oleh atlet maupun kontingen. Sedangkan Ketua Umum Perkemi Aceh Timur, Ir Saifuddin MP menyampaikan, selaku tuan rumah hanya menargetkan satu emas untuk cabang kempo.

Lebih lanjut disebutkan, untuk cabang kempo memperebutkan sebanyak 24 emas, 24 perak dan 34 perunggu dengan 24 nomor pertandingan(M.Alimin)

Kumpulan Wartawan dari Kabupaten/Kota Hadir di acara pelaksanaanPora Ke XII Kabupaten Aceh Timur



Kumpulan Wartawan dari Kabupaten/Kota Hadir di acara pelaksanaanPora Ke XII Kabupaten Aceh Timur

IDI-Aceh Timur_Sejumlah wartawan dari kabupaten /kota se aceh berkumpul di Media Center PORA ke XII yang di laksakan di kabupaten aceh timur dalam mengakses informasi seputar kegiatan PORA Ke XII di kabupaten aceh timur,yang beralamat di jalan negara Medan-B.aceh desa tanoh anoe kecamatan idi rayeuk kabupaten aceh timur.

Dalam even bergengsi ini PP PORA aceh timur membuka Media Center guna untuk bertujuaan  mengakses informasi seputar kegiatan PORA berlangsung di kabupaten aceh timur,jadi semua yang ingin mengetahui seputar informasi PORA tidak bingung kemana harus mengakses informasi,”ujar Wakil Ketua Seksi Media dan Humas PP Pora XII, T Amran, SE.

Lanjut nya lagi,”Media Center ini adalah bukti keterbukaan Publik PP PORA selama pelaksaan kegiatan  PORA berlangsung,PP PORA melengkapi Media Center dengan peratan 10 Unit Komputer dilengkapi dengan fasilitas Wfi,Media Center PORA juga membuka email,jadi siapa saja yang mau mengetahiu seputar kegiatan PORA aceh Timur Ke XII bisa mengakses ke email pora.atim@gmail.com  ucap T Amran SE.(M.alimin)

Hari Keenam PORA KE XI1 atlit Sabang Dominasi Tenis Meja




Hari Keenam PORA KE XI1 atlit Sabang Dominasi Tenis Meja



   Idi_ACEH TIMUR - Memasuki hari terakhir pertandingan cabang olahraga Tenis Meja Pekan Olah Raga Ke-XII Tahun 2014 Kabupaten Aceh Timur,

 kontingen Kota Sabang mendominasi perolehan medali emas dari cabang tersebut, hasil ini dipastikan seteleh kontingen Kota Sabang memastikan kemenangan atas Kota Langsa pada ganda campuran, kamis (19/6) di Idi Sport Center.

Seusai laga pamungkas tersebut Panitia Penyelenggara PORA Ke-XII Tahun 2014 Cabor Tenis Meja yang ditanda tangani Chandra Safrialnsyah, SE mengeluarkan rekapitulasi perolehan medali Cabor Tenis Meja.

 Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Seksi dan Humas PORA Ke-XII Tahun 2014, T. Amran, SE, "Cabor Tenis Meja hari ini telah menuntaskan seluruh jadwal pertandingan dengan telah kita terimanya rekapitulasi perolehan medali dari cabor itu,

" katanya.
Lebih lanjut dikatakan cabor Tenis Meja diikuti oleh 11 kontingen Kabupaten/Kota dalam Aceh, dimana dipastikan Kota Sabang menempati urutan pertama dengan raihan 4 Emas, 3 Perak dan 3 Perunggu, sementara kontingen Aceh Timur berada pada urutan terakhir.(M. Alimin)

REKAPITULASI PEROLEHAN MEDALI CABOR TENIS MEJA PORA KE-XII TAHUN 2014 ACEH TIMUR.

No.     KAB/KOTA               EMAS            PERAK           PERUNGGU
SABANG                  4                  3                  3
PIDIE                      2                  0                  2
B. ACEH                  1                  3                  3
LANGSA                  0                  1                  2
ACEH TAMIANG       0                  0                  2
ACEH UTARA           0                  0                  1
ACEH BARAT           0                  0                  1
BIREUN                   0                  0                  0
PIDIE JAYA              0                  0                  0
LHOKSEUMAWE       0                  0                  0
ACEH TIMUR           0                  0                  0

Sumber Panitia Penyelenggara PORA Ke-XII Tahun 2014 Cabor Tenis Meja.(m alimin)

Rabu, 18 Juni 2014

PENCAK SILAT, ATLIT LHOKSEUMAWE HEMPASKAN ATLIT ACUT

PENCAK SILAT, ATLIT LHOKSEUMAWE HEMPASKAN ATLIT ACUT 

IDI -- Atlit Pencak silat, Uswatul Ridha sabuk biru dari kontingen lhokseumawe dan Wahyu Rahmat sabuk merah dari kontingen Aceh Utara sedang berlaga pada pertandingan partai tersebut Rabu (18/06) di Idi sport center Pora ke XII Aceh Timur.
laga pada partai itu di menangkan oleh Atlit Lhokseumawe setelah mengalahkan Aceh Utara 5-0.

Senin, 16 Juni 2014

Spirit Tuan Rumah, Spirit PORA XII 2014, Aceh Timur Bisa

                                                                PARIWARA 


IDI SPORT CENTER (ISC)
Spirit Tuan Rumah,
Spirit PORA XII 2014, Aceh Timur Bisa
Aceh Timur - Penyelenggaraan kejuaraan olahraga merupakan titik kulminasi dari upaya pembinaan secara menyeluruh, mulai dari membangkitkan minat, pemanduan bakat, seleksi dan kompetisi, pembinaan yang berkesinambungan sampai pada pencapaian prestasi puncak,  yang keseluruhan proses tersebut diukur hasilnya melalui  penyelenggaraan sebuah even kejuaraan olahraga.
Idi Sport Center (indoor)

Lapangan Tembak
Saat ini Kabupaten Aceh Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Aceh (PORA) Ke-XII Tahun 2014 & merupakan sebuah daerah kabupaten induk hasil pemekaran yang sedang giat-giatnya membangun di segala aspek bidang kehidupan termasuk bidang olahraga.
Keinginan yang kuat dari Pimpinan Daerah Kabupaten Aceh Timur saat ini beserta Pimpinan KONI Aceh Timur untuk menjadikan PORA sebagai katalisator untuk mempercepat laju pembangunan daerah khususnya di bidang keolahragaan yang juga akan membawa multi efek positif kepada bidang-bidang kehidupan lainnya secara umum.  
Lapangan Basket
Dengan segala potensi yang ada dan dengan dukungan penuh dari seluruh unsur pemangku kepentingan kami yakin dan percaya, Insya ALLAH kami akan mampu untuk mengemban amanah dari Bapak Gubernur Aceh dan Pimpinan KONI Aceh untuk sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga Aceh (PORA) Ke-XII Tahun 2014 di Kabupaten Aceh Timur. (*)ACEH TIMUR BISA!!!





Firman Dandy, S.E.

Sekretaris Umum

Syahrul Bin Syama'un

Wakil Penanggung Jawab I

Hasballah Bin M. Thaib

Penanggung Jawab

Logo dan Maskot resmi Pekan Olahraga Aceh 2014
Keterangan Logo :
1.Makna keseluruhan logo: 
Tulisan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XII Aceh Timur 2014 merupakan identitas even. Kapal nelayan yang sedang melaju di iringi ombak lautan merupakan gambaran potensi besar Kabupaten Aceh Timur di bidang perikanan, sekaligus melambangkan ‘kapal masyarakat olahraga’ Aceh Timur yang sedang melaju menyongsong prestasi dan kejayaan. Bentuk lingkaran yang berangkai merupakan simbol kebersamaan dan persatuan dalam berolahraga sekaligus melambangkan keberanian, rasa semangat yang tinggi serta kekokohan untuk meraih prestasi yang cemerlang bagi para atlet.

Keterangan Maskot :
1.Nama Maskot :Si Suree
2.Makna keseluruhan maskot:
Maskot Si Suree mewakili gambaran potensi besar Kabupaten Aceh Timur di bidang perikanan. Ikan tongkol atau dalam Bahasa Aceh nya disebut Suree merupakan hasil tangkapan nelayan Aceh Timur yang terbesar sepanjang tahunnya. 

H. Zainuddin Hamid

Ketua Panitia Pengarah

Muhammad Saleh

Sekretaris

Drs. H. T Syahril, M.AP

Wakil Penanggung Jawab II

Memakai baju adat Aceh yang melambangkan bahwa masyarakat Aceh Timur memegang kuat adat istiadatnya.
Dengan tampilan wajah tersenyum dan mata berbinar melambangkan keramah tamahan masyarakat Aceh Timurdalam menyambut dan melayani tamu. Tangan kanan mengacungkan jempol melambangkan penghargaan dan penghormatan kepada setiap Tamu, Kontingen KONI seluruh Kab/Kota Peserta PORA sekaligus melambangkan kepercayaan dan keyakinan diri yang kuat untuk meraih impian selaku tuan rumah untuk menyukseskan pelaksanaan PORA Ke XII Tahun 2014.
Tangan kiri memegang obor yang membara melambangkan semangat, keberanian, dan sportivitas yang dijunjung tinggi dalam kompetisi. Bentuk seperti podium dengan tulisan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XII Aceh Timur Tahun 2014 yang merupakan identitas even yang berada di bawah maskot seakan merupakan podium bagi sang maskot Si Suree. (*)


PORA XII DIBUKA
IDI --- Pekan olahraga Aceh (Pora) XII Tahun 2014 resmi dibuka oleh Gubernur Aceh dr.H.Zaini Abdullah, Sabtu (14/6) yang dipusatkan di Kabupaten Aceh Timur. Selain dihadiri para bupati/walikota se Aceh, sesi pembukaan juga dihadiri oleh Deuti Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI dari Jakarta.
 Dalam sambutan Gubernur Aceh mengucapkan selamat datang kepada para atlit dari kabupaten/kota yang mengikuti PORA dan memberikan semangat kepada para atlit pilihan yang di utus untuk mengikuti kopetensi ini, karena itu beliau mengharapkan kepada  para atlet berjuang sekuat tenaga untuk melakukan yang terbaik dan bisa mengharumkan nama aceh dan nama daerah di tingkat nasional.
 Zaini Abdullah menengaskan, bahwa Pemerintah Aceh akan memberikan perhatian khusus kepada para atlet-atlet yang berprestasi, Kegiatan multi event olahraga tingkat provinsi yang diselengarakan  sekali dalam empat tahun dan event ini juga tidak hanya penting untuk mencari bibit-bibit olahraga terbaik di Aceh tapi sebagai sarana untuk menilai hasil pembinaan olahraga yang dilakukan di masing-masing daerah.
 Pelaksaan kegiatan ini sejalan dengan amanat UUD nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasioanal, yang menharuskan adanyan pembinaan olahraga yang dimulai dari tingkat terkecil di daerah hingga tingkat provinsi dan nasional dan pemerintah aceh terus mendorong agar pemerintah kabupaten/kota aktif untuk menyelenggarakan pembinaan olahraga di daerah masing-masing melalui berbagai kompentinsi dasar.
 Kata Zaini, dengan semangat inilah pemerintah mendorong untuk aktif melaksanakan berbagai kegiatan olahraga dari semua tingkat, baik dari tingkat kabupaten/kota, tingkat khusus pelajar,tingkat kelompok umur dan lainnya. Dengan pelaksanaan kegiatan pora ini bahwa pemerintahan aceh begitu serius dalam membina atlit2 diseluruh aceh oleh karena itu para atlit2 yang ikut dalam event ini akan terus di pantau oleh para pemandu bakat dan akan diasah lebih khusus untuk kelak menjadi atlit yang tangguh dan mampu berbicara di tingkat yang lebih tinggi.
Oleh karenanya, Gubernur Aceh mengharapkan para atlit yang bertanding dalam PORA ini agar mengeluarkan semua kemampuan terbaik untuk mencapai prestasi terbaik dan bias mengikuti evenmt nasional sesperti pra kualifikasi PON ke 19 tahun 2016 di Jawa Timur.
 Sebelum menutup sambutannya, Gubernur Aceh menghimbau Aceh Timur selaku tuan rumah Pora XII agar menjadi tuan rumah yang baik dengan aktif memperhatikan kebutuhan dasar para atlit, dan penunjukan aceh timur juga didorong oleh pemerintsah aceh untuk memacu pembangunan sarana dan prasarana olahraga di daerah itu.
 Sementara itu, Bupati Aceh Timur Hasballah HM. Thaib atau Rocky mengucapkan selamat datang kepada gubernur aceh, walaupun disela-sela kesibukan beliau yang sangat padat tapi masih menyempatkan diri untuk mengunjungi kami. Dan dengan kedatangan bapak merupakan percerminan rasa kepedulian dan perhatian yang sangat besar terhadap aceh timur.
 “Terimakasih kepada Pemerintah Aceh karena sudah memberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan sekaligus menjadi tuan rumah dalam melaksanakan event olahraga terbesar di provinsi aceh tahun 2014,” ujarnya seraya menambahkan, setelah pemerintahan aceh timur pindah ke Idi Rayeuk banyak sarana dan prasarana yang belum selesai pembangunan kantor bupati yang sampai saat ini masih menumpang di salah satu kantor dinas.
Menurut orang nomor satu di Aceh Timur ini, terwujudnya pelaksanaan PORA ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama dukungan dari gubernur yang sangat besar perhatiannya kepada Aceh Timur dan beliau juga mengharapkan dukungan dan perhatian kedepannya lebih besar lagi terutama dalam pembangunan pusat pemerintah aceh timur yang belum selesai itu.
Berbagai venue termasuk Gedung Idi Sport Center (ISC) yang sempat diraagukan kesiapannya, kata dia, kini benar-[benar sudah siap dan biasa digunakan untuk berbagai event pertandingan sekaligus peresmian gedung (ISC) oleh bapak gubernur pada hari ini. “Kegiatan olahraga ini harus sesuai dengan etika dan moral, yang pada intinya busana dan tata cara pelaksanaan harus sesuai dengan nilai-nilai agama hal ini sangat penting agar bidang olahraga bias dibarengi dengan spembangunan iman dan taqwa (IPTAQ),” demikian Rocky. (***).